Monday, November 29, 2010

Kembali Lagi

Lama banget gak nge-post lagi. Akhirnya, setelah berabad-abad aku bisa ngisi nge-post lagi! Wah banyak banget kejadian yang belom sempet gue tulis di blog ini. Berasa udah lama banget. Maafin gue ya blog. Duch kacian di tinggal lama. Kangen yupzzz. *bersihin sarang laba2*

Gak banyak yang bakalan gua posting kali ini. Gua cuma lagi kangen aja ma blog gua. Dah lama gak ngopenin dia.

Thursday, September 9, 2010

Friday, September 3, 2010

Cara Memutuskan Hubungan Dengan Baik dan Benar

Mungkin ketika kita sedang asyik-asyiknya menjalin hubungan dengan seseorang, kita gak pernah berpikir tentang bagaimana pahit dan sakitnya kita akan ditinggalkan. But, it's true guyz. Ketika kita siap untuk menjalin sebuah hubungan dengan seseorang, maka banyak hal yang harus kita persiapkan. Mulai dari kita akan capek dibuatnya, sampai kita akan sakit karenanya. Coz dalam sebuah hubungan, banyak sekali hal-hal yang harus kita pelajari agar tidak terjadi kesalah pahaman sehingga membuat kita untuk berani memutuskan hubungan yang sudah kita jalani itu.

Intinya adalah, ketika kita sudah tidak ada kecocokan lagu bersama pasangan kita ya sudahlah (begitu kata Bondan cs) apa boleh buat, kita harus meninggalkannya. Tapi, gak maen tinggalin gitu aja kali. Gitu-gitu dia juga dah pernah hadir dan mengisi hati kita. Maka, jangan sampai perpisahan itu berujung sebuah permusuhan.
Memutuskan sebuah hubungan asmara, baik yang sudah terjalin bertahun-tahun atau hanya beberapa hari, bukanlah hal yang mudah. Meski Anda tak ingin menyakiti hatinya, namun bila diteruskan pun sepertinya Anda sudah tak sanggup lagi.

Jadi bagaimana dong? Padahal Anda juga tak ingin ia tersakiti hatinya. Tapi yang namanya putus cinta, tak ada yang tidak menyakitkan bukan? Yang bisa Anda lakukan adalah membuatnya menjadi sedikit 'beradab'. Caranya? Lakukan beberapa hal di bawah ini:

1. Buat persiapan
Memutuskan hubungan asmara tentu bukan keputusan yang mendadak, jadi sisihkan waktu untuk mempersiapkan keputusan Anda tersebut. Karena semakin baik persiapan Anda, semakin kecil kemungkinan Anda terpengaruh emosi. Pihak yang diputuskan, pasti akan sedih dan kemungkinan besar akan menangis. Persiapkan pula jawaban yang tegas dan dapat diterima olehnya, bila ia menanyakan alasan.

2. Jadikan ia yang pertama tahu
Biasanya sebelum membuat keputusan ini, Anda akan bertanya dan meminta pertimbangan dari sahabat-sahabat terdekat. Tapi bukan berarti mereka yang harus memberitahukannya pada pasangan Anda. Hormati pasangan dan katakan keputusan Anda, sebelum orang lain yang memberitahunya.

3. Bertemu muka adalah yang terbaik
Memang lebih mudah mengucapkan perpisahan melalui telepon, email atau SMS. Tapi Anda pasti tahu kalau cara itu akan membuat Anda terkesan penakut, terutama bagi pasangan Anda. Dan biasanya, akan tak mudah bagi pasangan untuk menjalin pertemanan atau kesempatan, bila ternyata Anda berubah pikiran. Untuk menghindari karma, misalnya diputusin pacar lewat Friendster atau Facebook, sebaiknya hormati pasangan dengan menyatakan secara tatap muka.

4. Cari waktu yang paling tepat
Memutuskan hubungan, juga dibutuhkan waktu yang tepat. Jangan mengucapkan perpisahan saat Anda berdua tengah merayakan ulang tahun, hari jadi atau acara-acara yang seharusnya menyenangkan. Hari terbaik untuk mengucapkan kata putus adalah hari Jumat, sebab hari ini adalah hari terakhir kerja. Sehingga, ia dapat 'menghilangkan diri' di hari Sabtu dan Minggu untuk menenangkan diri dari dunia 'luar'.

5. Cari lokasi yang tepat
Hal terpenting lain yang harus dipikirkan, adalah memilih tempat yang tepat untuk mengucapkan kata 'putus'. Cari lokasi netral tanpa suasana yang memiliki nilai sentimentil bagi Anda berdua, juga tempat yang menguntungkan agar terhindar dari tatapan ingin tahu orang lain. Misalnya di restoran yang tak terlalu ramai, sehingga bila ada tangisan yang keluar, Anda tak akan merasa malu. Lokasinya pun agak jauh dan sepi, misalnya di pertokoan atau taman, di jam-jam yang tentunya tak terlalu ramai.

6. Pilih kalimat tepat saat mengatakannya
Untuk menghindari kesan yang salah, katakan pemikiran dan keputusan Anda itu secara jelas, jujur dan sederhana. Beritahu bagaimana kepedihan Anda dalam membuat keputusan ini, biarkan ia tahu kalau Anda pun ikut menderita dan seakan bukan Anda yang mengeluarkan keputusan tersebut. Tanpa harus menyalahkan dirinya, biarkan ia tahu apa permasalahan yang Anda alami dan katakan bahwa keputusan ini mungkin yang terbaik bagi Anda berdua. Bukan hal yang salah bila Anda memiliki harapan dalam sebuah hubungan, tapi ikatan dua hati tak akan berjalan bila sudah tak lagi diikat dengan rasa cinta. Hindari berbohong untuk menghindari rasa sakit hati, sebaliknya, katakan secara jujur dengan kalimat yang di tata secara hati-hati. Pertimbangkan baik-baik setiap perkataan Anda, karena pada kesempatan lain mungkin Anda akan berjumpa lagi dengannya.

7. Biarkan ia menguasai keadaan
Saat diputus, reaksi orang berbeda-beda, dari tertawa hingga menangis, ada yang menerimanya dengan wajah serius atau seperti tak percaya. Beri ia waktu untuk memahami keadaan, lalu biarkan ia mengungkapkan perasaannya (jika ia mau). Walau ia memahami maksud Anda, kadang ia berharap Anda berubah pikiran dan memberi kesempatan untuk memperbaiki keadaan. Jawablah kalau Anda telah memikirkannya masak-masak dan keputusan tersebut sudah bulat. Ini akan jauh lebih baik, daripada membiarkan hubungan yang tak menyenangkan terus menerus. Bila perlu, biarkan ia memutuskan kapan percakapan dianggap selesai.

8. Sehari setelah kata putus
Mantan pacar Anda akan berusaha meyakinkan Anda untuk kembali bersama selama beberapa hari ke depan. Bila memang ada barang atau apapun yang harus diselesaikan, selesaikan secepatnya dan hindari kembali ke situasi layaknya Anda berdua masih bersama.

(Artikel ini di Kutip dari http://re-tweet.blogspot.com/2010/09/8-cara-memutuskan-hubungan-cinta-yang.html)

Thursday, August 26, 2010

Monyet Merindukan Cinta 2

Kayaknya kurang puas dengan postingan pertama yang berjudul Monyet Merindukan Cinta. Mang sech, di situ gue bukan ngebahas tentang MONYET yang lagi merindukan CINTA, melainkan kita yang lagi merindukan cinta monyet. Sebab, kalo di inget-inget, cinta monyet itu seru, gokil abiz, bikin bulu kuduk kita ser2-an, etc. Pokoknya indah dwuech......!!!
Makdarit (maka dari itu), gue mo posting lagi tentang indahnya mengenang masa-masa kita berkelana dengan Cinta monyet. 
Jadi gini, pernah gak sich lu ngerasain kangen? Ya pernah lah! Cuma orang gila aja kali yang gak pernah ngerasain kangen. Nah, ketika kita ngerasain kangen apa yang muncul pertama kali di benak kita? Ya pengen cepet2 ketemu lah!!! Oke, nyantai aja brow,,, Kita pelan-pelan ngejelasinnya wuookeyyy!!!
Ketika kita ngerasain kangen, kita pasti ingin cepet ketemu dengan yang kita kangenin. Biasanya sih "Makan Tak Enak, Tidurpun Tak Nyenyak". (Padahal mah makan tak enak coz gak da yang bisa di makan, tidur tak nyenyak coz banyak nyamuk, hehe,,,,) Itu yang biasa orang rasain ketika ngerasa kangen ma someone. Tul gak?!! But, intinya adalah ketika kita merasa kangen ma someone, apalagi orang itu adalah orang yang kita cintai, seakan-akan kita akan berbuat segalanya asalakan kita dapat ketemu sama dia. Asalkan rasa rindu ini dapat ilang.
 Truz hubungannya ma judul postingan paan? Hehe, sorry brow, jadi curhat dikit. Maklum, penulis lagi kangen ma someone nich!!! Hehe, curcol!!!
Ni baca dwuech, biar gak borring....
Waktu kita berpacaran dengan tema Cinta Monyet, yang kita rasain cuma cinta. Just Love guyz, no more!!! Gak ada embel-embel lain, cuma CINTA. Mang pacaran yang bukan cinta monyet ada embel-embelnya? Ya ada lah.... Contonya, kita harus mau di suruh ini, di suruh itu, ngelakuin ini, ngelakuin itu. Semuanya mengatas-namakan cinta. Kalo kita gak nurutin kemauannya, kita di tuduh gak cinta lah, di tuduh ga sayang lah, di tuduh ga care lah, etc. Ada-ada aja.
Dulu (yang penulis rasakan), kita dah ketemu ma doi aja senengnya minta ampyuuun dwueeech!!! Gaya pacarannya pun gak neko-neko, cukup ngobrol aja. Kalo lagi berduaan, duduknya pun berjauhan. Yang satu dimana, yang satunya lagi gak tahu ada dimana. Hehe,,,, Biasanya sich, duduknya berjauhan, gak nempel-nempel kayak pacarannya anak zaman sekarang. Nempel teruzzzz, kayak prangko.
Belum lagi kalo lagi kangen. Dulu kita cuma nitip salam aja via orang / teman deketnya dah cukup seneng. Lha, kalo gaya pacaran zaman sekarang kalo lagi kangen gimana? Kalo gak ketemu kayaknya belum afdol. Musti ketemuan. Biar bisa di peluklah, biar bisa di cium lah, biar ada di sisinya lah, etc.
Lain lagi kalo ketemuan. Dulu kalo kita ketemuan cukup jabat tangannya aja kita dah seneng bukan kepayang. Ampe kebawa mimpi. Tangannya pun 7 hari 7 malem gak bakalan di cuci. (Lebay loe,,,, ) Lha kalo sekarang? Ketemuan kalo gak ngapa-ngapain dia keitungnya rugi. Mang ngapain bozzz? Ya, biasa lah pergaulan anak muda sekarang, ancur!!! Peluk, cium, ampe berhubungan intim kayak yang dah lumrah aja. Gak tabu lagi katanya.
Intinya, pacaran dengan gaya cinta monyet dengan gaya pacaran anak-anak sekarangg adalah gak pake nafsu. Beda dengan sekarang, semua yang kita lakukan adalah dengan nafsu. Intinya lagi adalah ketika kita berada pada masa-masa gaya pacaran anak sekarang, apakah kita gak mikir rugi? Mang sich kita bukan lagi jual-beli, tapi kita keitung rugi dah nurutin hawa nafsu kita. Da pepatah yang mengatakan : "Semua yang kita miliki, bukanlah milik kita semua". Mentang-mentang pacar loe dah loe anggap sebagai milik loe, loe bebas miliki dia. Salah besar bung!!! Yang benar twuch, kalo loe mang benar-benar ngerasa memiliki dia, maka lindungilah dia karena dia bukanlah milikmu seutuhnya. Loe jaga. Loe rawat baik-baik. Toh, baik-buruknya, buat loe-loe juga.

Apa Yang Dimaksud Dengan Internet

Internet. Era globalisasi sekarang ini orang-orang melakukan segala hal menggunakan internet. Untuk berinteraksi dengan orang lain, menggunakan internet. Untuk berbisnis menggunakan internet. Untuk berbelanja menggunakan internet. Semua menggunakan internet.
Lalu apa sich yang dimaksud dengan internet itu? Semua orang pasti sudah tahu apa itu internet, tapi orang tersebut tahu gak dengan pengertian internet tersebut. Orang tahu nya kalo internet itu adalah sarana atau media untuk internetan. Gak nyambung,,,, Apa coba???
Dan, inilah yang penulis sadur dari berbagai sumber tentang pengertian internet. Yuk, sama-sama kita pelajari tentang internet.
A. PENGERTIAN INTERNET
Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif.

B. MANFAAT INTERNET
Secara umum ada banyak manfaat yang dapat diperoleh apabila seseorang mempunyai akses ke internet. Berikut ini sebagian dari apa yang tersedia di internet: (1) Informasi untuk kehidupan pribadi : kesehatan, rekreasi, hobby, pengembangan pribadi, rohani, sosial. (2) Informasi untuk kehidupan profesional/pekerja : sains, teknologi, perdagangan, saham, komoditas, berita bisnis, asosiasi profesi, asosiasi bisnis, berbagai forum komunikasi.
Satu hal yang paling menarik ialah keanggotaan internet tidak mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran. Internet adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis serta memiliki kode etik yang dihormati segenap anggotanya. Manfaat internet terutama diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu.
Untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, sudah waktunya para profesional Indonesia memanfaatkan jaringan internet dan menjadi bagian dari masyarakat informasi dunia.

C. FASILITAS/LAYANAN PADA INTERNET
1. BROWSING/SURFING :
sebuah layanan pada internet yang berfungsi untuk menampilkan suatu situs/website guna mencari suatu informasi.
Program yang digunakan untuk browsing/surfing adalah Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, Netscape Navigator.
Untuk melakukan browsing harus mengetik alamat website pada address. Misalnya : www.detik.com, www.rotten. com, www.invir.com, www.puspendik.com, www.plasa.com, www.geocities.com, www.yahoo.com

2. EMAIL (Electronic Mail)
sebuah layanan untuk pengiriman surat elektronik. Untuk mengirim email kita harus mempunyai email (mailbox). Untuk membuat mailbox melalui website tertentu yang menyediakan layanan tersebut. Yahoo.com, plasa.com, telkom.net, doramail.com, dll.

3. MAILING LIST
sering disebut dengan milis, yaitu layanan internet sebagai pengembang an dari email yang difungsikan untuk berdiskusi. Melalui milis kita dapat menyampaikan pengumuman seperti lomba pidato, olimpiade math, science, artikel menarik, dll.
Setiap email yang dikirim akan disampaikan kepada seluruh anggota shg mendapatkan informasi.
Untuk mendapatkan layanan milis kita dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh www.yahoogroups.com

4. INTER RELAY CHAT(CHATTING)
adalah fasilitas yang diguna kan untuk melakukan perbincangan atau bercakap-cakap melalui internet menggunakan teks atau sering disebut dengan chatting.

5. NEWSGROUP
adalah aplikasi internet yang berfungsi untuk berkomunikasi antara satu dgn yg lain guna membahas suatu topik dalam sebuah forum. Grup-grup akan menjadi sarana pertemuan jarak jauh secara elektronik. Contoh : diskusi tentang Indonesia alt.culture.indonesia, soc.culture.indonesia; tentang internet alt.internet; tentang serial tv : alt.tv.x-file, alt.tv.xena, tentang hobi : alt.filateli.rec.collection.stamps

6. FILE TRANSFER PROTOCOL (FTP)
adalah fasilitas untuk mengirim suatu file yang disertakan melalui email. File yang dikirim dapat berupa file naskah (word), gambar, animasi, musik dll.

7. TELECONFERENCE
adalah fasilitas internet yang juga digunakan untuk berbincang-bincang dengan cara yang kompleks yaitu mulai dari suara hingga gambar, shg seolah-olah kita dapat langsung berhadapan dengan lawan bicara. Fasilitas ini merupakan pengembangan dari chatting. Komputer yang digunakan untuk teleconfe-rence harus dilengkapi dengan web camera, sound card, tv tuner, VoIP.
Fasilitas ini sangat cocok untuk melakukan rapat atau perte-muan jarak jauh karena bisa saling memandang dan mendengar secara langsung.

8. INTERNET TELEPHONY
yaitu fasilitas untuk berkomunikasi dgn suara melalui internet menggunakan pesawat telepon. Pulsa yang dibayar sama dengan pulsa internet walapun dilakukan secara SLJJ atau SLI. Software yang digunakan untuk telephony adalah Net2phone, buddytalk, media ring talk dll.

9. INTERNET FAX
Internet juga dapat digunakan untuk mengirim faximili yang secara umum dilakukan melalui mesin faksimili. Biaya yang dibebankan adalah biaya lokal atau sama dengan internet. Fasilitas ini sangat mempermudah para sekretaris perusahaan untuk mengirim faksimili dalam jumlah yang banyak.

Friday, August 20, 2010

About Me (Part II)

Nie adalah lanjutannya About Me (Part I). Dah baca kan postinganya? Masa belum baca? Ah, ga gaul. Ya dah, kalo belum baca silahkan baca dulu di sini.
Oh iya, klo ga salah postingan yang lalu itu kita dah nyampe ke sub judul Masa Kecil Yang Bahagia, ya,,, Oke, sekarang kita lanjut cerita nya. Silahkan buka bukunya, hehe...
Setelah gue keluar dari SDN Panyabrangan yang baru aja duduk di kelas III, gue beserta keluarga pindah ke Jakarta. Ismi Saba Kota bung! Gue ikut pergi ke Jakarta coz tempat bokap gue kerja dah pindah ke sono. Jadi, mo gak mo kami semua ikut sang Ayah tercinta ke Jakarta.
Di Jakarta, orangtua gue nemu tempat buat tempat tinggal sementara. Berada di pinggiran kota tepatnya di bilangan Jatibening, kami semua menempati sebuah ruangan yang agak lumayan mewah (bagi orang kampung yang saba kota, cukup lumayan lah!!!). Katanya sech, rumah dinas. Padahal mah, kontrakan. Hehe....
Mengingat orangtua gue yang mempunyai prinsip "Ilmu Lebih Penting Dibandingkan Segalanya", akhirnya gue di sekolahkan di sebuah madrasah ibtidaiyah yang sederajat dengan sekolah dasar. (Sorry, bukan maksud tuk melupakan, tapi gue lupa nama institusinya paan. Maaf buat Bpk&Ibu Guru, yang pasti jasa-jasa mu kan terkenang slalu). Gue langsung meneruskan program studi gue dan langsung di tempatkan di kelas IV. Akhirnya, di tempat inilah gue mengenal apa itu pacaran. Padahal belum ngarti, pa itu pacaran. Tapi yang pasti, saat itu kami menikmati hubungan yang gazebo itu.

So Beatiful Girl...
Lucu yupz, padahal umur belum seberapa waktu itu, tapi dah mengenal kata-kata pacaran. Sebenarnya sech bukan pacaran, cuma sebuah hubungan yang atas dasar di ojok-ojok ma temen-temen. Yaaa, namanya juga anak ingusan yang masih bau kencur. Baru di olok-olok aja ma temen-temen sekelas, dah ke-geer-an. Dan si dia pun sama. Akhirnya, kita berdua jadi bahan olok-olokan di kelas tersebut.
Namanya adalah Zumaroh. Cewek asli pribumi yang cantik jelita. Selain pintar + cantik, doi ternyata adalah saudara deketnya yang punya rumah kontrakan keluarga gue. Sedangkan keluarga gue sama keluarga yang punya rumah kontrakan deket banget, dah kayak saudara deket aja. Udah dech, tambah aja kami berdua jadi bahan olok-olokan. Baik di sekolah, maupun di sekitar rumah. Hampir satu tahun kami menjalani hubungan yang gazebo dan yang pasti selama satu tahun pula kami jadi bahan olok-olokan teman-teman.
Sampai suatu saat, tepat di penghujung tahun pelajaran, bokap gue dipindahkan lagi tempat kerjanya. Kali ini dipindahkan agak jauh. Jauh ke timur pulau Jawa. Yupz, ke Jawa Timur. Tepatnya ke Madiun. Lucunya adalah, sicewekyangberstatushubungangazeboitu sedih dan merasa kehilangan setelah tahu kalo gue sekeluarga mo pindah ke Madiun. Sampai-sampai di kirim surat waktu gue mo berangkat. Sesampainya di Madiun pun sicewekyangberstatushubungangazeboitu lagi-lagi kirim surat perihal keadaan gue di sana. Mang sech, sesampainya di sana keluarga gue langsung kirim surat ke Jakarta. Kan dianggapnya dah kayak saudara sendiri aja, mangkannya orangtua gue kirim surat perihal kedatangan kami di Madiun. Lucu yupz, tapi romantis hehe....

Saturday, August 14, 2010

Monyet Merindukan Cinta

Monyet merindukan cinta??? Maksudnya apa nech... Gak da judul laen apa? Tenang brow, bukan keabisan ide buat ngasih judul, tapi mang itu yang muncul di otak kiri gue. Monyet Merindukan Cinta. Mantap abis kan judulnya. (sory jeck, bkn maksud nyindir loe nech.....). Bukan maksud juga nyindir sama yang lagi maca artikel ini hehe...

Jadi gini... Pernah gak sech loe2 semua ngerasain apa yang namanya Cinta MONYET??? Perasaan loe gimana waktu ngerasain asyiknya berpetualang bersama Cinta MONYET!!! Dalam perjalanan hidup anak manusia, pasti pernah mengalami apa itu cinta monyet. Kalo ada yang nanya, apa sech cinta monyet itu? Banyak orang yang bilang kalo cinta monyet itu adalah perasaan suka/jatuh cinta saat remaja atau bahkan saat anak-anak. Cuma gitu doank?!!
Cinta monyet ini sebenarnya hanya sebuah sindiran yang digunakan untuk seseorang yang kurang mencintai pasangannya. Tidak peduli tentang tips cinta, seks bebas atau bahkan dunia. Yang penting hanya jatuh cinta dan menikmati rayuan gombal yang terucap. Jatuh cinta sesaat dan kurang begitu mencintai pasangan lengkapnya. (mungkin begitu yang penulis jabarkan tentang arti cinta monyet).
Namun begitu, asyiknya gaya bercinta ala cinta monyet adalah kita cuma punya satu rasa. Cinta. That's All. Gak kayak gaya bercintanya anak2 yang sudah dewasa yang selalu menuntut kepada pasangannya untuk mau melakukan ini, melakukan itu, harus mau di-gini, harus mau di-gitu, dsb. Intinya adalah, cuma cinta yang ada, gak pake NAFSU.
Karena satu-satunya cinta abadi di dunia hanya milik ibu kepada anaknya.

Thursday, August 12, 2010

About Me (Part I)

Nama gue Ismi. Lengkapnya Ismi Rahmatullah. Gak tau kenapa ortu ngasih nama ini, tapi yg pasti gue lahir ke dunia yg fana ini sekitar 23 thn yg lalu. Tepatnya tanggal 22 Oktober 1986, di Serang. Kenapa gue nulis biografi gue sendiri di blog punya sendiri??? Tanya Kenapa...???
Bukan sok artis, apalagi sok puitis, yg pasti gue pengen semua orang tau tentang gue. Biar semua orang tau gue kalo gue gak semudah yang mereka kira.
Dan... Inilah gue...
Gue lahir dari keluarga yang berkecukupan. Maksudnya, CUKUP menderita, CUKUP sengsara, CUKUP susah, dan CUKUP!!! Gue gak mo ngomongnya lagi... Gue lahir dari pasangan yang mantab punya bro. Turunan Timur-Tengah. (Mak nye Jawa Timur, bapak nye Jawa Tengah). Bo'ong dik...
Mak & Bapak gue ASLI orang BANTEN. Jadi gini-gini dalam darah gue mengalir darah ke-BANTEN-an. Mak gue yang asli keturunan Banten bernama Tatu Jumiati, adalah seorang yang biasa-biasa aja. Gak ada yang istimewa. Bapak gue, yg juga keturunan Banten, bernama Johar juga orang yang biasa-biasa aja. Sekali lagi, gak ada yang istimewa dalam darah keluarga gue. Hanya manusia biasa.

Masa Kecil yang Bahagia.
Setelah gue lahir dan dibesarkan oleh ortu di dunia ini, gue disekolahkan ke TK Sejahtera, di Pamarayan. My Play Group Favourite. Kira-kira umur gue baru sekitar 6 tahunan. Selama 1 thn gue ditempa di sekolah ini. Masa kecil yang bahagia gue dapatkan di sekolah ini. Gue bisa bermain, bercanda ria bersama teman-teman yang penuh dgn ke-UDIK-an di dalamnya. Pokoknya, gue hidup selayaknya anak kecil pada masa itu. Waktu itu, selain sekolah di TK Sejahtera Pamarayan gue juga sekolah agama di kampung gue.
Jadi, pagi gue menimba ilmu (padahal blm tau apa yg di timbanya) di TK Sejahtera Pamarayan, siangnya gue langsung menimba ilmu lagi (yg lagi2 gak tau apa yg di timbanya) di sekolah madrasah. Terus seperti itu sampai gue berumur 7 tahunan.
Lulus dengan prestasi Cum Laude di TK Sejahtera (narsis dikit hehe...) gue langsung disekolahkan ke SDN Panyabrangan. Dengan gaya tahun 90-an, gue yang anak biasa2 aja berangkat pergi ke sekolah dengan super pede yang abizzz. Oh iya lupa, sedikit perlu diketahui kalo gue orangnya pede-an. Berbeda dengan kebanyakan orang yang menghabiskan waktu pendidikan di sekolah dasar selama 6 tahun, gue cuma menghabiskan waktu 3 tahun untuk bisa keluar dari SDN Panyabrangan. Bukan karena gue di DO, apalagi gak naik2 kelas. Tapi karena mang IQ gue nya aja yang di atas rata2. Bo'ong lagi dik, hehe...

Wednesday, August 11, 2010

Marhabban Yaa Ramadhan

Marhabban Yaa Ramadhan. Akhirnya, kita bisa ketemu lagi sama bulan puasa. Bulan puasa yang penuh dengan ampunan, bulan yang penuh dengan rahmat-Nya, dan bulan penguji iman kita.
Kami, segenap kru www.burusutz.co.cc (walau cuma 1 org aja.....) mengucapkan :
"Marhabban Yaa Ramadhan. Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1431 H"

Saturday, August 7, 2010

Apa Artinya Cinta?

Bila telapak tangan mu berkeringat
Hati mu bergetar
Suara mu bagai tersangkut di tenggorokan
Itu bukan "cinta" melainkan "suka"

Bila kamu berkata padanya bahwa dia satu-satunya
Itu bukan "cinta" melainkan "gombal"

Bila kamu suka dia
Karena dia slalu menemani mu
Itu bukan "cinta" melainkan "kesepian"

Bila kamu menerima dia
Karna takut dia sakit hati
Itu bukan "cinta" melainkan "kasihan"

Lalu apa itu CINTA.....????
Cinta adalah pengorbanan.
Mencintai berarti memberi.
Cinta adalah kematian atas egoisme
Mencintai berarti menerima apa adanya tanpa syarat
Memang menyakitkan
Tapi itu adalah harga yang harus di bayar untuk "CINTA"
(by: obetz thea)

Wednesday, August 4, 2010

Guru Honor JUGA Manusia, Ingin Hidup Layak.

Usaha guru swasta baik yang bersatatus tidak tetap (GTT) dan honorer dalam memperjuangkan haknya semakin gencar. Baik melalui aksi demo massal, mogok mengajar, mogok makan sampai ramai-ramai mengadu ke “penguasa” lokal maupun nasional. Lalu akankah usahanya dihargai. Diapresiasi secara berkeadilan oleh pemerintah?
Sebagai guru swasta penulis sangat merasakan bagaimana pengorbanan mereka kurang mendapat penghargaan dari pemerintah. Meski penulis sendiri adalah guru swasta yang berstatus karyawan tetap Yayasan, tapi penulis menyadari bahwa untuk memperoleh gaji/honor sesuai Kepres No 101 tahun 2000 yang mengatur tunjangan tenaga kependidikan yang disesuaikan dengan pangkat dan golongannya, di mana semakin lama dan semakin tinggi pangkat serta golongan dari guru tetap semakin besar pula jumlah penghasilan yang diterima, merupakan upaya yang berat dilakukan oleh yayasan sekolah swasta.
Sebab ”kehidupan” sekolah swasta tergantung pada jumlah murid. Dan kenyataanya sekolah swasta semakin lama kurang diminati sehingga antara kapasitas kelas, guru dan karyawan tidak sebanding dengan jumlah murid. Solusi semakin mengenaskan bagi guru swasta saat pihak Yayasan menutup sekolah.
Penulis memaklumi bahwa, bila guru swasta menuntut kesetaraan gaji tentunya beban siswa dan orangtua semakin berat. Karena sekolah swasta sebagian besar dana operasional (gaji, pengadaan KBM, sarana prasarana, infrastruktur dan suprastruktur) merupakan tanggung jawab dari siswa dan orangtua melalui pembayaran sekolah.
Guru swastapun menyadari bahwa lebih dari 80 persen sekolah swasta “dihuni” oleh siswa dari golongan ekonomi menengah ke bawah. Itu sudah menjadi stigma bahwa sekolah swasta lebih berpihak pada kaum miskin baik finansial maupun sumber dayanya.
Maka ketika muncul “kabar gembira” bahwa mulai tahun 2009 gaji guru dan dosen PNS akan naik rata-rata 14 persen per bulan, tak sedikit pun menyentuh nasib guru swasta. Gaji guru dengan pangkat terendah akan bergaji minimal Rp 2 juta. Kepastian ini sebagai konsekuensi meningkatnya anggaran pendidikan yang mencapai Rp 46,1 triliun atau 20 persen dari APBD 2009 (Joglosemar, 10/9/08).
Fenomena itu menjadikan keterpurukan nasib guru swasta apalagi yang berstatus GTT dan honorer menjadi lengkap. Nasib guru antarsekolah memang tidak sama. Karena kebijakan sekolah/Yayasan sangat tergantung dengan policy yang telah menjadi aturan baku. Seperti di sekolah tempat mengajar penulis, seorang guru tidak tetap (GTT) tetap diikutsertakan dalam bentuk pendampingan kegiatan siswa di sekolah. Demikian pula seorang GTT pun dilibatkan untuk masuk dalam kepanitiaan kegiatan sekolah (Panitia Ujian/Ulangan Umum) serta mendapat tunjangan lain yang sama dengan guru tetap (tunjangan akhir tahun, tunjangan hari raya) kecuali gaji pokok.
Uang Pensiun
Saatnya segala darma bakti, pengabdian, loyalitas, dedikasi, profesionalitas diberi award (penghargaan) kepada guru swasta secara semestinya. Meski Pemerintah sendiri juga mengapresiasi dengan menaikkan gaji guru nonPNS (swasta) mulai tahun 2009. Dengan penyaluran dana gaji tersebut melalui Depdiknas, Departemen Agama, Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Untuk tunjangan subsidi fungsional guru belum sarjana sebesar Rp 50.000 dan yang sarjana sebesar Rp 100.000 per bulan (Joglosemar, 10/9/08).
Sebab di hadapan siswa dan orangtua antara “guru swasta” tiada beda, tapi bila melihat hak dan kewajibannya sering tercipta sebuah kesenjangan yang mencolok. Saatnya Pemerintah untuk berniat baik dengan secara sungguh memperhatikan nasib guru swasta.
Guru swasta juga guru profesional. Apa yang menjadi tanggung jawabnya mencerdaskan anak bangsa menjadi kewajiban semua tanpa pilih-pilih. Begitu juga yang menjadi tanggung jawabnya. Kualitas “pemahaman akan materi yang diajarkannya” dan “kemampuan mereka menyadari apa yang mereka ketahui” (Peterson dan Comeauz, 1989).
Penulis dan teman-teman sesama guru di sekolah swasta bahkan berangan-angan bila pemerintah mau mengangkat semua “guru swasta” untuk diangkat jadi PNS. Bisa dibatasi dengan usia minimal 45 tahun (berarti sudah mengabdi 25 tahun) menjadi guru. Dari sini pemerintah hanya menghargai sesuai golongan dan pangkat terbaru sesuai ijazah saat pengangkatan.
Dari sini penulis yakin bahwa para guru swasta akan semakin tenang hidupnya. Karena ada harapan mendapat uang pensiun meski sedikit karena masa kerja jadi PNS maksimal hanya 10 tahun (bila usia 55 tahun purnatugas). Jaminan ketenangan, kenyamanan dan kedamaian kerja inilah yang diharapkan. Sehingga seorang guru swasta tidak akan nyambi lagi menjadi tukang ojek, tukang rosok, tukang sayur, ngajar sana-sini guna mengejar “setoran” untuk hidup.
Harapan guru swasta untuk menjadi PNS tidak hanya angan-angan. Realitanya untuk menjadi PNS (memang) selalu tipis. Karena berdasar PP nomor 11 tahun 2002 tanggal 17 Juni 2002 dan Keputusan Ka BKN Nomor 35 tahun 2004 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan PNS 2004 bahwa standar maksimal usia untuk menjadi PNS adalah 35 tahun. Meski syarat tersebut diperlunak dengan batas maksimal usia 45 tahun dan pernah menjadi guru sedikitnya sepuluh tahun. Pengorbanan guru swasta selama ini butuh penghargaan pula.
Mengutip pendapat Woolfolk (2004) dalam bukunya Educational Psychology, guru profesional tidak hanya memahami materi yang mereka ajarkan melainkan mereka juga tahu menghubungkan setiap materi dengan konteks kehidupan sehari-hari, serta mengetahui bagaimana membuat peserta didik tetap aktif dan bersemangat untuk belajar. Tentu ini butuh sebuah pengalaman yang lebih.
Sudah saatnya Pemerintah berkeadilan dalam memberikan kesejahteraan kepada guru baik yang berstatus PNS maupun swasta. Memang untuk memenuhi “kekurangan” guru PNS perlu prasyarat khusus. Pada Pasal 1 Ayat 2 Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 123/U/2001 tentang Pedoman Pengangkatan Guru, bahwa pengangkatan guru dilakukan secara kompetitif dan terbuka dengan tidak membedakan suku, agama, asal usul daerah, jenis kelamin dan golongan.

Masalah Dalam Masalah. Problem!

Kehidupan ini penuh dengan masalah baik masalah bersama maupun pribadi. Setiap orang mencari penyelesaian masalah dengan berbagai cara. Namun masalah tetap tinggal sebagai masalah dan tidak ada jawaban. Adakah jalan yang mampu menghantar kita bebas dari masalah sehari-hari? Mungkinkan menjalani kehidupan tanpa masalah sedikitpun?

Pikiran yang mencari Solusi Masalah adalah Masalahnya

Kita sudah terbiasa menggunakan pikiran untuk menghadapi masalah. Ketika masalah datang, kita menganalisa, membanding-bandingkan, mencari sebab-musabnya, menilai, dan menarik kesimpulan. Kenyataannya, jawaban intelek terhadap masalah tidak menyelesaikan masalah. Meskipun kita canggih secara intelektual, kita menyaksikan tiada hari tanpa deraan masalah. Hidup harian menjadi kisah perjuangan yang melelahkan dan tak bermakna kecuali hanya untuk bertahan hidup.

Orang bisa berganti-ganti ideologi atau agama, tetapi masalah tetap ada. Orang bisa memperbanyak doa, merenungkan Kitab Suci, menjalani ritual dan laku amal, namun masalah tetap bercokol. Orang lari kepada guru-guru spiritual atau dukun dan berpikir mereka bisa melenyapkan masalah. Selama semua itu hanya menjadi pelarian dari fakta-fakta kehidupan, bebasnya diri dari masalah hanya tinggal sebagai impian kosong.

Sistem pemikiran apapun tidak mampu menuntaskan masalah, namun orang terus menggunakan pikiran untuk memecahkan masalah. Pikiran buruk yang datang biasanya dilawan dengan pikiran yang baik. Orang suka menghafal dan mengingat-ingat teori-teori tertentu, nasehat-nasehat bijak, teks-teks suci atau rumus-rumus doa tertentu. Namun itu semua tidak membuat orang bebas dari masalah.

Orang tahu bahwa menyakiti orang lain itu jahat, namun orang tetap saja melakukannya. Orang tahu mencuri itu tindakan yang buruk, namun orang tidak berhenti mencuri. Orang tahu kegelisahan dan kekawatiran itu tidak ada gunanya, tetapi pengetahuan itu tidak mampu mengenyahkan kekhawatiran dan kegelisahan. Pengetahuan atau pikiran yang baik barangkali bisa mengurangi beban yang ditimbulkan oleh masalah, namun tidak mempunyai kekuatan untuk menghabisi akar masalahnya.

Masalah muncul karena adanya gerak pikiran. Pikiran sebaik apapun juga tidak akan membebaskan diri dari masalah karena gerak pikiran adalah akar masalahnya. Di sana ada ketakutan terhadap fakta kehidupan, keserakahan, pengejaran, keakuan, harapan, keinginan atau ambisi, pelarian, dst. Semua itu adalah gerak pikiran yang adalah gerak keakuan itu sendiri. Jadi pengetahuan atau pikiran secanggih apapun tidak akan mampu memberi solusi masalah dan gerak mencari solusi masalah menciptakan masalah baru.

Upaya untuk keluar dari masalah dengan cara apapun menimbulkan masalah baru. Alih-alih mencari solusi masalah, lebih bermakna memahami masalahnya apa adanya. Lebih membantu membongkar setiap pertanyaan dan menyelidikinya tanpa ambisi mencari jawaban atas masalah.

Jawaban atas Masalah sudah Ada dalam Masalahnya

Untuk memahami masalah, mutlak perlu mengenal diri karena diri adalah akar segala masalah. Apa yang disebut diri? Diri adalah akumulasi dari pengetahuan, pengalaman, pikiran, perasaan, rekasi-reaksi batin, kesadaran, kenikmatan, kesenangan, kepahitan, ketakutan, kegelisahan, kemalasan, keragu-raguan, rasa memiliki, ketakutan, kemelekatan, pelarian, dst. Selama diri ada, di sana ada masalah. Setiap gerak batin adalah bagian dari keakuan dan itu adalah akar masalahnya. Kalau diri berakhir, maka masalah juga akan berakhir dengan sendirinya. Dan tidak ada jalan untuk membiarkan diri ini berakhir kecuali lewat pengamatan terhadap gerak diri terus-menerus apa adanya.

Diri kita ini terkondisi. Semua pikiran untuk memahami keterkondisian ini selalu tidak lengkap karena pikiran tidak berbeda dari diri yang terkondisi. Pikiran baik tidak mampu menghabisi kelekatan diri terhadap keburukan atau kebaikan. Upaya untuk tidak melekat pada sesuatu adalah gerak yang sama untuk melekat pada sesuatu yang lain. Gerak keakuan yang mengingini dan mengejar sesuatu masih tetap ada.

Kita selalu berfungsi di dalam lingkup batin yang terkondisi. Namun pengamatan atau kesadaran terus-menerus atas keterkondisian kita membuat kita bebas. Kesadaran murni membuat masalah yang akarnya adalah diri ini berhenti. Dalam beberapa detik atau menit, kita mengalami kebebasan. Di sana tidak ada lagi keakuan, kelekatan, keinginan, dst. Setelah itu gerak pikiran datang lagi. Kalau kita sadari saat itu pula, maka pikiran berhenti. Begitulah kita mengalami kebebasaan sesaat yang disusul oleh gerak pikiran; ketika pikiran disadari pada saat kemunculannya, pikiran berhenti. Demikian proses ini terus berlanjut.

Pikiran kita ini licin bagaikan belut dan cerdik bagaikan ular. Ia mudah membawa kita berlari dari fakta-fakta kehidupan. Kesedihan, luka, kenikmatan, kepahitan, dst bukanlah masalah melainkan fakta kehidupan yang kita kenal. Saat pikiran bergerak untuk mendorong kita menolak atau menerima, melekat atau lari daripadanya, fakta kehidupan itu berubah menjadi masalah. Pikiran menciptakan masalah dan dengan pikiran yang sama kita mencari penyelesaian masalah.

Tuesday, July 27, 2010

Always Wrong

Selalu Salah. Itu hal yang sangat mudah sekali oleh kita dapati di kehidupan ini. Selalu dianggap salah. Baik oleh orang yang kita cintai, atau pun oleh orang-orang yang ada disekitar kita. Tentunya seperti diriku saat ini. Selalu dianggapnya salah.
Kalo memang dia sudah mempunyai rasa saling mengerti, pasti semua yang kita lakukan akan SEDIKIT di hargai olehnya. Tapi, semua itu gak ada. Kenapa? Karena dia belum saling mengerti satu sama lain.
Hewa... Hewa Jasssssssaaaaaa............... Aink mah!!!!!!

Tugas Suami Terhadap Istrinya

Rumahku Surgaku. Itulah harapan sebuah pernikahan. Memang, tidak mudah untuk mewujudkan harapan tersebut, bisa-bisa rumahku menjadi nerakaku. Dibutuhkan kerjasama yang harmonis diantara suami dan istri ketika mengarungi bahtera pernikahan. Selain itu, dibutuhkan pemahaman mengenai cara memelihara pernikahan agar tetap harmonis dan tahan terhadap badai ujian. Berikut penjelasan praktis dan padat karya Syekh Umar Bakri Muhammad "Nasihat Indah Untuk Suami Istri" yang diterbitkan oleh Cakrawala Publishing.

Rasulullah SAW bersabda :

“ Yang terbaik di antara kalian adalah yang paling baik (perlakuannya) terhadap istri-istrinya dan aku adalah yang terbaik di antara kalian terhadap istri-istriku.”

Rasullullah SAW juga bersabda :

“ Tidak ada yang memuliakan wanita dengan sejati kecuali laki-laki yang pemurah (dermawan) dan tak seorangpun yang menghina mereka (wanita) kecuali laki-laki yang kasar.”

Tugas-tugas seorang suami kepada istrinya :

1.Hendaklah Anda selalu memperlihatkan wajah yang menyenangkan ketika masuk ke rumah, ucapkan salam Islam “assalaamu’alaikum” dengan senyuman yang manis, raih tangannya dan peluklah istri Anda dengan mesra.

2.Ketika berbicara, untaikan kalimat yang manis serta memikat istri Anda. Usahakan istri Anda merasa benar-benar diperhatikan dan menjadikannya wanita paling khusus untuk Anda. Untaian kalimat yang disampaikan kepadanya hendaknya jelas (ulangi jika perlu) dan panggillah istri Anda dengan sebutan yang dia sukai seperti ; manisku, sayangku, cintaku dan lain sebagainya.

3.Meskipun Anda mempunyai beban kerja yang banyak, luangkanlah waktu untuk beramah tamah dan bercengkerama dengan istri Anda. Hal ini juga dilakukan oleh Rasulullah SAW dimana beliau juga beramah tamah dan menghabiskan waktu bersama para istri beliau, meskipun pada saat itu beliau juga penuh dengan pekerjaan serta beban tanggung jawab yang sangat besar.

4.Mainkanlah suatu permainan ataupun selingan yang menggembirakan bersama istri Anda. Hal ini dinyatakan dalam suatu hadist bahwa Rasullah SAW bersabda :

“ Semua hal yang di dalamnya tidak menyebut nama Allah SWT, adalah suatu kesia-siaan, kecuali dalam empat hal : seorang laki-laki yang sedang bermain dengan istrinya, melatih kuda, membidik di antara dua sasaran, serta mengajarkan berenang.”

5.Membantu pekerjaan sehari-hari rumah tangga. Usahakan Anda membantu dan menolong istri Anda dengan tugas-tugas keseharian rumah tangga Anda, seperti membeli makanan, mempersiapkan makanan, membersihkan serta mengatur rumah, dan lain sebagainya. Hal-hal seperti ini akan membawa kebahagiaan tersendiri pada diri istri Anda dan tentu saja akan semakin memperkuat cinta Anda dan hubungan Anda bersama sang Istri.

6.Usahakan musyawarah selalu menghiasi rumah tangga Anda. Bermusyawarahlah dengan istri Anda, dalam setiap permasalahan. Pendapat yang di sampaikan Ummu Salamah kepada Rasulullah SAW pada saat perjanjian Hudaibiyyah adalah suatu kejadian yang sangat terkenal. Hal ini merupakan cara yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW untuk bermusyawarah dengan para istri dan para sahabat beliau.

7.Ketika Istri Anda sedang berkunjung ke tempat saudaranya, teman-temannya, serta orang-orang saleh, maka temanilah istri Anda.

8.Tata cara melakukan perjalanan dan meninggalkan istri di rumah. Jika Anda tidak bisa membawa serta istri Anda dalam perjalanan, maka ucapkanlah selamat tinggal dengan penuh rasa sayang, bekalilah istri Anda dengan persediaan kebutuhan sehari-hari dan uang secukupnya, mintalah istri Anda untuk mendo’akan Anda, sering-seringlah untuk menghubungi istri Anda. Jangan lupa untuk meminta pertolongan kepada orang yang Anda percayai untuk menjaga keluarga Anda selama Anda bepergian. Persingkat perjalanan Anda jika dirasa sudah tidak penting lagi dan pulanglah dengan membawa oleh-oleh. Hindari untuk pulang pada malam hari atau pada saat-saat yang tidak diharapkan.

9.Dukungan keuangan. Tumbuhkanlah sikap dermawan pada diri Anda (tidak pelit) dalam urusan pengeluaran rumah tangga Anda, tentunya harus sesuai dengan kemampuan keuangan Anda. Dukungan keuangan yang baik (tidak boros tentunya) akan sangat berguna untuk memelihara kestabilan perkawinan Anda.

10.Buatlah diri Anda agar selalu berbau harum dan perindah penampilan Anda . Allah SWT itu indah dan Dia menyukai keindahan. Maka selalu bersihlah Anda, rapi, dan pakailah parfum. Ibnu Abbas r.a. berkata :

“ saya menyukai keindahan diri saya sendiri untuk istri saya, seperti halnya saya menyukai keindahan istri saya untuk saya.”

11.Tentang hubungan seksual. Merupakan tugas dari suami untuk mencukupi kebutuhan serta hasrat seksual sang istri. Bisa jadi sekali waktu istri Anda sedang berada dalam masa yang sangat prima berkenaan dengan kesehatan fisik dan psikologisnya.

12.Penuh perhatian. Seorang suami muslim harus sangat perhatian dan penuh perasaan terhadap istrinya. Istri Anda pasti mengalami dan melewati bermacam-macam perubahan baik secara fisik dan psikologis. Pada saat-saat seperti itu, istri Anda sangat memerlukan suatu perlakuan yang mesra dan penuh perhatian, agar istri Anda bisa menghapus kesusahan dan kesedihan yang sedang dialaminya, serta menenangkan perasaannya yang mudah tersentuh.

13.Jagalah kerahasiaan perkawinan Anda. Diriwayatkan dalam sebuah hadist oleh Abu Sa’id Al-Khudry bahwa Rasulullah SAW bersabda :

“ Sungguh di antara orang yang paling buruk di hadapan Allah SWT pada saat hari kebangkitan adalah laki-laki yang mendatangi istrinya untuk melakukan hubungan badan, dan dia membeberkan rahasia itu (tentang hubungan badan) kepada yang lain.”

14.Bekerja sama dalam melakukan ibadah kepada Allah SWT, sholat berjama’ah dan selalu tingkatkan aktifitas Anda dalam beribadah kepada Allah SWT, seperti bersedekah, dzikir (mengingat Allah SWT), dan sholat pada malam hari (qiyamul lail). Rasulullah SAW bersabda :

“ Semoga rahmat Allah SWT dilimpahkan kepada laki-laki yang bangun pada malam hari dan membangunkan istrinya untuk sholat bersamanya, dan jika dia menolak maka percikkan air ke wajahnya”.

15.Selalu menunjukkan rasa hormat kepada keluarga dan teman istri Anda.

16.Usahakan untuk mendidik istri Anda tentang islam dan berilah istri Anda nasehat-nasehat.

17.Cemburu yang sewajarnya.

18.Bersabar dan berlaku lembutlah kepada istri Anda. Kendalikan amarah Anda dan buatlah sang istri untuk menghilangkan keragu-raguannya terhadap Anda, dan nasehatilah dia ketika melakukan suatu kesalahan.

19.Jadilah pema’af dan tegurlah istri Anda dengan cara yang baik dan sampaikan pada saat yang benar-benar tepat.

20.Jadilah seorang suami muslim yang sejati, dan terapkan semua yang pernah dibaca dan dipahami tentang Islam, dengan arif dan bijaksana.
[forum.dudung.net]

Life and Sex

Tak ada yang menyangkal bahwa hidup di dunia ini hambar rasanya tanpa cinta, tanpa seks dan tanpa ketertarikan terhadap sesuatu yang indah, cantik dan menawan hati. Begitulah Allah menganugerahkan fitrah tersebut dalam diri setiap kita sehingga kita bisa merasakan bagaimana nafsu merasuk, benih-benih cinta tumbuh perlahan dan getar asmara meliputi jiwa. Berbahagialah Anda yang bisa menikmati semua itu. Sebagai pertanda bahwa Anda lelaki normal adalah ketika Anda bisa merasakan indahnya kehidupan melalui fitrah yang Allah berikan, untuk selanjutnya disalurkan dengan cara yang benar; membangun dan melanjutkan proses kehidupan sebagai manusia untuk memakmurkan bumi ini.

Bila kebutuhan terhadap seks adalah fitrah, maka ia pun harus dijaga agar tetap fitri (bersih), tidak disalahgunakan dan disalurkan dengan cara yang tidak sesuai dengan syariat (aturan)-Nya. Karena itu Allah turunkan Al-Qur’an sebagai aturan dan sistim hidup, serta mengutus Rasul-Nya untuk menjelaskan kandungannya, lalu mengejawantah dalam prilaku keseharian beliau yang selanjutnya kita kenal sebagai sunnahnya. Inilah dua pedoman hidup setiap muslim agar senantiasa berada di atas jalan yang benar dan lurus, termasuk bagaimana mengelola dan menyalurkan kebutuhan seksualnya. Sabda beliau, “Aku tinggalkan untuk kalian dua perkara. Kalian tidak akan sesat selama berpegangan pada keduanya, yaitu Kitabullah (Al Qur’an) dan sunnah Rasulullah Saw.“ (HR. Muslim)

Naluri seksual manusia harus dibingkai dalam sebuah aturan agar tidak menyimpang hingga membuatnya menjadi lebih rendah daripada binatang. Maka ketika Allah memberikan potensi berupa akal, telinga dan mata untuk melihat kebenaran lalu abai dan enggan mengikutinya, maka itulah saat dimana kita telah memposisikan diri kita lebih rendah daripada binatang yang tiada berakal. âہ“Mereka (manusia) punya hati, tetapi tidak digunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka punya mata (tetapi) tidak untuk melihat (kebenaran), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak digunakan untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu laksana binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” (QS. al-Ã’raf: 179).

Moralitas membuat kita berbeda dengan binatang ternak, yang bagi binatang ternak sendiri hidup adalah kebebasan. Mereka tak butuh aturan yang harus menata pola hidup mereka. Tetapi alur hidup manusia terkontrol oleh aturan tata nilai kebenaran, yang secara fitrah dipancarkan oleh hati nurani dan akal fikiran. Dengan itu kita dapat mengendalikan tarikan instink biologis kebinatangan yang ada dalam diri. Membuat kita hidup teratur saat berada dalam bingkai dan norma-norma yang benar.

Allah lalu memperingatkan kita dengan firman-Nya, “Janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan keji dan jalan yang paling buruk.” (QS. Al-Isra:32) Kita telah merasakan betapa perbuatan keji; perzinahan yang dibungkus dengan kalimat lebih halus; perselingkuhan, telah menciptakan berbagai jenis kerusakan; runtuhnya sebuah rumah tangga hingga terjadinya pembunuhan. Maraknya perzinahan atau perselingkuhan, penyimpangan orientasi seksual dengan menyukai sesama jenis adalah prilaku yang tidak hanya menciptakan penyakit fisik, tapi juga penyakit sosial, mental dan moral di tengah masyarakat.

Ketika Allah ciptakan pada diri kita insting biologis dan naluri seksual, maka penyalurannya yang benar melalui proses pernikahan. Rasulullah saw. bersabda, “Wahai para pemuda, siapa saja diantara kalian yang telah sanggup memikul beban. Hendaklah ia segera menikah, karena hal itu dapat menundukan pandangan dan menjaga kehormatan. Sebaliknya siapa saja yang belum mampu, hendaklah ia shaum karena hal itu dapat menjadi perisai.” (Muttafaq ‘Alaihi) Jalur resmi dan sah itu adalah menikah bila merasa diri telah sanggup memberi nafkah untuk istri. Bila belum mampu, maka ada cara mengendalikan nafsu seksual, yaitu berpuasa. Inilah wadah dan bingkai yang benar itu.

Walau demikian, menikah bukan hanya sebagai wadah yang sah untuk menyalurkan kebutuhan biologis. Tetapi juga untuk merasakan ketenangan dan kedamaian dengan kehadiran seorang istri yang kita cintai, sebagai tempat berbagi, membangun keluarga dan untuk mendidik generasi baru. Karena itu pula Rasulullah saw. memberikan beberapa kriteria memilih calon pasangan hidup. Beliau bersabda, “Perempuan itu dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya, lalu pilihlah perempuan yang beragama niscaya kamu bahagia.” (Muttafaqun Alaihi)

Termasuk ke dalam kategori agama disini adalah teguh dalam beragama, baik budi pekertinya dan mulia akhlaknya, dan inilah sebaik-baik pilihan. Demikian pula bagi wanita hendaknya bersandar pada kriteria ini. Bersyukurlah bila pendamping Anda itu cantik, tampan, kaya raya dan berakhlak mulia. Itulah kenikmatan dunia. Maka Rasulullah saw. bersabda, “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasannya adalah wanita yang baik (sholehah)!” (HR. Ibnu Majah)

Demikianlah Allah dan Rasul-Nya memberikan aturan hidup yang seharusnya membingkai kehidupan dan segala aktivitas kita agar tidak menyimpang hingga menimbulkan dampak keburukan yang tidak hanya menimpa kita, tapi juga orang-orang yang ada di sekitar kita. Demikian pula dalam pemenuhan insting biologis dan naluri seksual, bila dikelola dan disalurkan dengan cara yang benar sesuai tuntunan-Nya, maka betapa indah hidup ini; lahir dan batin. Wallahu a’lam.[edukasi.kompasiana.com]

Cinta, Jiwa, dan Kebebasan

Cinta, jiwa, dan kebebasan; ketiganya menjalin berbagai kisah dalam hidup kita. Siapa, apa, kapan, dan di mana itulah yang mengisi detail-detail dan memberi keragaman pada plotnya, namun temanya tetap tidak berubah.

Cinta, adalah yang kita inginkan dalam hidup dan yang pertama kali kita cari. Itulah hasrat kehidupan kita, yang menciptakan lautan di mana jiwa kita berenang. Seperti lautan, cinta mengasuh dan mendukung kita, tetapi ia pun menawarkan suatu tempat di mana kita akan membawa hidup kita.

Cinta menciptakan dunia-dunia yang akan dijelajahi oleh jiwa kita. Siapa dan apa yang kita cintai akan menyalurkan energi kita, mendorong kita mendekati orang ini atau itu, mengambil jalan ini atau itu. Dengan bimbingan cinta, kita berhubungan dengan dunia-dunia di sekeliling kita. Kita menciptakan tempat-tempat di mana kita menjadi bagiannya, di mana jiwa kita mendapatkan santapan berupa makna dan tujuan, serta di mana kita bersantai, bermain, serta bersenang-senang. Melalui kedekatan hubungan, kita jadi mengenal orang-orang lain dan diri kita sendiri dalam cermin cinta.

Cinta membawa jiwa kita ke dalam fokus.

Jiwa, adalah pusat pembimbing kita, alat penguji bagi apa yang kita rasa benar dalam hidup dan apa yang harus kita lakukan. Jiwa adalah alasan kita datang ke sini dan alasan kita tetap tinggal. Jiwa memberitahukan kita tentang kita-bukan seperti yang diinginkan, diharapkan, atau dibayangkan orang-orang lain, melainkan sebagai diri kita di dalam wujud kita yang paling tersembunyi. ketika kita berada di tengah kesedihan, kebingungan, atau keputusasaan, jiwa kitalah yang membawa kita ke sana dan mengetahui diri kita yang sebenarnya. Atau jika kita mengalami kegembiraan, jiwa kitalah yang mengangkat kita dengan pengetahuan yang lebih besar daripada kehidupan : “jadi, begitulah maksudnya !” Jiwa adalah intisari kita, esensi kita, landasan diri kita, meski kita sama sekali tidak yakin siapakah jiwa kita ini atau apa yang dipikirkannya untuk kita.

kebebasan, memberi jiwa kita dan cinta kita udara untuk bernafas. Seperti udara, kebebasan itu merupakan pemberian, setidak-tidaknya sepanjang menyangkut jiwa kita. Itu bukan diberikan atas permintaan kita oleh orang-orang, lembaga, atau pemerintah, sebab jika demikian maka mereka bisa menolak memberikannya.

Kebebasan adalah udara bagi kita, sebab ia memberi kita ruang yang kita butuhkan untuk mengikuti jiwa kita dan mengejar cinta kita. Tanpa kebebasan, jiwa kita tercekik. Dengan kebebasan, mereka tinggal landas; kita mencipta, bereksperimen, meraba-raba, dan belajar. kebebasan mengatakan bahwa apa saja mungkin dan bahwa kita berhak untuk menjelajahi berbagai kemungkinan ke mana pun jiwa dan cinta membawa kita. Kadang-kadang jiwa kita membawa kita jatuh dan kehilangan segalanya, penyakit yang mematikan, perceraian, kebangkrutan, atau skandal untuk menunjukkan betapa bebasnya kita lepas dari segala penampilan. Tanpa “resiko rugi apa pun” kita meninggalkan segala keharusan dan kewajiban dan mengejar impian kita.


Cinta, jiwa, dan kebebasan merupakan teman alamiah, yang bersama-sama menciptakan api di dalam pikiran, hati, dada, perut, atau di mana pun yang dapat membuat kita bahagia saat bangun di pagi hari. Dengan menyatu, cinta, jiwa, dan kebebasan menjadi daya yang mewujud, membimbing kita dan menuyusupkan makna dan tujuan ke dalam hidup kita, meski kehadiran mereka tidak bisa dilihat dengan jelas hingga kita mampu mengingat peristiwa yang telah terjadi.

Cinta, jiwa, dan kebebasan tidak dapat dipisahkan, dan pada tingkatan yang paling dalam dari keberadaan kita, begitulah cara kita mengalaminya. ketika kita sedang berlibur, misalnya, kita merasakan ketiganya hidup dengan bahagia bersama-sama. Kita dikelilingi oleh siapa dan apa yang kita cintai, membiarkan rambut kita tergerai, dan melakukan apa saja sesuka kita.[edukasi.kompasiana.com]

Sunday, July 25, 2010

Hadapi dengan Kedewasaan

"Bagaimana aku tidak jengkel" kata pria itu. "Letih setelah pulang dari kerja, setelah menghadapi tekanan di kantor, bukan hanya karena tumpukan persoalan namun juga akibat tekanan dari pimpinan dan teman sekerja, setelah menembus kemacetan lalu lintas yang menjengkelkan dan setelah sepanjang hari bergulat dengan berbagai macam masalah yang tak diketahuinya, kembali aku mesti mendengarkan celotehan dan keluhan yang bukan urusanku dan bukan karena aku...."

"Ah, dia tidak memahami aku" kata wanita itu. "Seharian aku mesti menghadapi berbagai macam rutinitas rumah tangga, anak-anak yang bandel, pembantu yang bodoh, tetangga yang usil tanpa tahu harus mengadu kemana. Maka kepada siapa lagi aku mengeluh selain kepada suamiku sendiri? Seharian aku harus berdiam diri, sabar menerima semuanya, padahal hati ini seakan mau meledak karena bosan dan jengkel. Tapi dia tak mau peduli. Dia tak mau mendengarkan kesulitanku...."

Seberapa seringkah kita mengalami hal yang demikian dalam kehidupan berumah tangga kita? Konflik terjadi, bukan karena ada persoalan, tetapi hanya karena kekurang-pahaman satu sama lain. Demikianlah, aku teringat hal itu, saat seorang teman yang saat sedang melakukan chat tiba-tiba harus melayani seorang pembeli. "Pembeli yang bawel" katanya kemudian kepada teman mengobrolnya itu. Betulkah pembeli itu bawel? Bagaimana jika dia yang menjadi pembeli? Dan tidakkah, jika dalam situasi yang lain, saat dia hanya duduk menunggu dan tak melakukan apapun, pembeli yang sama datang untuk membeli. Apakah pembeli tersebut tetap dianggapnya bawel? Atau dia malah merasa senang karena ada yang dia layani?

Maka demikian pula kehidupan kita ini. Banyak masalah yang terjadi, yang kita anggap akibat orang lain, sesungguhnya justru karena suasana hati kita sendiri saat itu. Memang, jauh lebih mudah untuk menyalahkan orang lain. Jauh lebih mudah untuk menganggap persoalan terjadi karena orang lain. Tetapi bila kita mampu untuk berpikir kembali, apa yang terjadi sesungguhnya karena kondisi kita sendiri yang membuat masalah terjadi. Dan dari persoalan yang sederhana, dari masalah yang sama sekali tidak terkait langsung dengan diri suami istri tadi, pertengkaran terjadi. Dari ketidak-sabaran teman yang sedang asyik ngobrol untuk melanjutkan perbincangannya, sang pembeli itupun menjadi sasaran omelannya.

Hidup memang penuh dilema. Dilema karena, kita senatiasa hanya melihat satu kejadian dari anggapan kita saja yang belum tentu sama dengan anggapan orang lain. Memang tidak mudah untuk melihat satu persoalan dari dua sisi, dari dua sudut pandang yang berbeda, terutama jika kita sendiri yang mengalaminya. Ada perasaan yang dominan bermain sehingga menutupi pikiran jernih kita. Tetapi percayalah, jika kita bersedia untuk mundur sejenak, meninjau kondisi dan situasi kita saat itu, mungkin kita bisa mencegah banyak persoalan yang seharusnya memang tidak terjadi. Seharusnya tidak terjadi.

Dilema

Coba renungin deh kenapa sih kita dihidupkan???
Apa kah permintaan Lo??
Kita langsung dihidupkan oleh Tuhan Yang Maha Esa
tanpa sadar kita telah menerima tanpa pilihan yang lain

Kalau kita mempunyai pahala yang baik bakal masuk sorga(disana kita merasa kebahagiaan)
Kalau kita mempunyai pahala yang buruk bakal masuk neraka(disana kita merasa kepedihan)

Gw bingungnya kenapa Tuhan tidak memberi kita pilihan untuk tidak hidup.
Jadi kita tidak perlu tau apa itu kebahagian & kepedihan (Netral).

Kita langsung dihidupkan, dan kalau udah hidup harus pilih jalan baik atau jalan benar
Knp ya Tuhan langsung menghidupkan manusia? Sejujurnya kalo gw dikasih pilihan gitu gw mending milih menjadi "kosong" (tidak hidup). Karena skrg gw g tau bakal masuk surga atau neraka. Mau melakukan hal baik rada2 susah, sering nya melakukan hal buruk.

Jadi, kenapa sih kita langsung terjebak dalam dilema ini?
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html