Friday, August 20, 2010

About Me (Part II)

Nie adalah lanjutannya About Me (Part I). Dah baca kan postinganya? Masa belum baca? Ah, ga gaul. Ya dah, kalo belum baca silahkan baca dulu di sini.
Oh iya, klo ga salah postingan yang lalu itu kita dah nyampe ke sub judul Masa Kecil Yang Bahagia, ya,,, Oke, sekarang kita lanjut cerita nya. Silahkan buka bukunya, hehe...
Setelah gue keluar dari SDN Panyabrangan yang baru aja duduk di kelas III, gue beserta keluarga pindah ke Jakarta. Ismi Saba Kota bung! Gue ikut pergi ke Jakarta coz tempat bokap gue kerja dah pindah ke sono. Jadi, mo gak mo kami semua ikut sang Ayah tercinta ke Jakarta.
Di Jakarta, orangtua gue nemu tempat buat tempat tinggal sementara. Berada di pinggiran kota tepatnya di bilangan Jatibening, kami semua menempati sebuah ruangan yang agak lumayan mewah (bagi orang kampung yang saba kota, cukup lumayan lah!!!). Katanya sech, rumah dinas. Padahal mah, kontrakan. Hehe....
Mengingat orangtua gue yang mempunyai prinsip "Ilmu Lebih Penting Dibandingkan Segalanya", akhirnya gue di sekolahkan di sebuah madrasah ibtidaiyah yang sederajat dengan sekolah dasar. (Sorry, bukan maksud tuk melupakan, tapi gue lupa nama institusinya paan. Maaf buat Bpk&Ibu Guru, yang pasti jasa-jasa mu kan terkenang slalu). Gue langsung meneruskan program studi gue dan langsung di tempatkan di kelas IV. Akhirnya, di tempat inilah gue mengenal apa itu pacaran. Padahal belum ngarti, pa itu pacaran. Tapi yang pasti, saat itu kami menikmati hubungan yang gazebo itu.

So Beatiful Girl...
Lucu yupz, padahal umur belum seberapa waktu itu, tapi dah mengenal kata-kata pacaran. Sebenarnya sech bukan pacaran, cuma sebuah hubungan yang atas dasar di ojok-ojok ma temen-temen. Yaaa, namanya juga anak ingusan yang masih bau kencur. Baru di olok-olok aja ma temen-temen sekelas, dah ke-geer-an. Dan si dia pun sama. Akhirnya, kita berdua jadi bahan olok-olokan di kelas tersebut.
Namanya adalah Zumaroh. Cewek asli pribumi yang cantik jelita. Selain pintar + cantik, doi ternyata adalah saudara deketnya yang punya rumah kontrakan keluarga gue. Sedangkan keluarga gue sama keluarga yang punya rumah kontrakan deket banget, dah kayak saudara deket aja. Udah dech, tambah aja kami berdua jadi bahan olok-olokan. Baik di sekolah, maupun di sekitar rumah. Hampir satu tahun kami menjalani hubungan yang gazebo dan yang pasti selama satu tahun pula kami jadi bahan olok-olokan teman-teman.
Sampai suatu saat, tepat di penghujung tahun pelajaran, bokap gue dipindahkan lagi tempat kerjanya. Kali ini dipindahkan agak jauh. Jauh ke timur pulau Jawa. Yupz, ke Jawa Timur. Tepatnya ke Madiun. Lucunya adalah, sicewekyangberstatushubungangazeboitu sedih dan merasa kehilangan setelah tahu kalo gue sekeluarga mo pindah ke Madiun. Sampai-sampai di kirim surat waktu gue mo berangkat. Sesampainya di Madiun pun sicewekyangberstatushubungangazeboitu lagi-lagi kirim surat perihal keadaan gue di sana. Mang sech, sesampainya di sana keluarga gue langsung kirim surat ke Jakarta. Kan dianggapnya dah kayak saudara sendiri aja, mangkannya orangtua gue kirim surat perihal kedatangan kami di Madiun. Lucu yupz, tapi romantis hehe....

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan ngerumpi disini. Tapi ingat, No Rasis, No Sex, dan No SARA.

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html